JAWA TENGAH

WISATA DI JAWA TENGAH

WONOSOBO

1 . TELAGA WARNA DIENG

Telaga warga merupakan salah satu tempat wisata populer di dieng dan banyak ramai di kunjungi wisatawan. Sesuai dengan namanya, telaga ini mempunyai warna yang bisa berubah-ubah. Terdapat 3 warna pokok dalam danau ini yaitu kuning, hijau dan pelangi.

Yang menyebabkan warna air bisa berubah-ubah adalah karena di danau tersebut mepunyai kandungan sulfur. Dengan kandungan sulfur yang ada pada danau tersebut membuat warna air pada telaga ini bisa berubah-ubah.

Air pada telaga ini akan berubah warna jika terkena sinar matahri atau ketika sedang hujan. Waktu terbaik untuk melihat keindahan danau ini adalah pagi hari.

karena pada saat pagi hari belum banyak kabut sehingga sinar matahari akan dengan mudah menyinari telaga dan akan menimbulkan pantulan warna yang cantik.

2 . WISATA PETAK 9 DIENG

Petak 9 Dieng adalah pintu masuk terbaik untuk melihat pemandangan Telaga Warna yang terkenal karena warna-warninya. Dari atas sini, kamu bisa melihat gradasi warna secara utuh.

SOLO

1 . AGROWISATA SONDOKORO

Agrowisata ini berjarak sekitar 5 km dari kota Solo, tepatnya di Jalan Mangkunegara, Bojonegoro, Ngijo, Tasikmadu, Surakarta, Jawa Tengah.
Pada awalnya area ini merupakan pabrik gula, namun kemudian dialihfungsikan menjadi objek wisata

Suasana alam yang masih asri dengan pepohonan rindang menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan karena menyajikan pemandangan yang menyejukkan.
Di tempat ini juga, kamu bisa menikmati berbagai fasilitas yang tersedia, seperti kolam renang dengan berbagai ukuran , spot untuk terapi ikan, pijat refleksi dan juga flying fox.
Yang tidak kalah uniknya terdapat monumen lokomotif, yang bisa kamu jadikan background foto. Objek wisata Sondokoro buka setiap jam 08.00-17.00 WIB.

2 . CANDI SUKUH

Candi Hindu ini merupakan salah satu situs Warisan Dunia yang diusulkan oleh UNESCO sejak tahun 1995.
Situs ini ditemukan pertama kali pada tahun 1815 oleh Johnson yang ditugasi oleh Thomas Stanford Raffles untuk mengumpulkan data guna penyusunan buku History of Java.
Bentuk Candi Sukuh sendiri cukup sederhana seperti trapesium dan menyerupai kuil Suku Maya Chichen Itza di Meksiko, namun dengan bentuk bangunan yang tidak rapi dan seperti dibuat secara tergesa-gesa.
Keberadaan candi ini cukup kontroversial dengan adanya beberapa relief yang menggambarkan erotisme yang cukup vulgar.
Bahkan candi ini juga identik dengan beberapa mitos yang erat kaitannya dengan kesetiaan pasangan.
Lokasi: Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.